Perjalanan Membangun Bisnis Jualan Kue kering lebaran

membangun BisnisAwal perjalanan bisnis kue kering diawali saat saya dan mantan pacar saya ( istri saya) masih pacaran, karena mantan pacar saya hobies dan suka bikin cake dan kue yang  sering dititipkan di warung deket rumah mertua di belakang markas PDIP lenteng Agung.

Ya untungnya sih 100-200 perak satu kue tapi sama mantan pacar saya di tabung sampai sekitar 250.000. terus saya bilang kenapa gak mencoba melebarkan sayap pemasaran gak cuman diwarung akhirnya dititipkan di koperasi tempat saya bekerja, ini terus berjalan sampai setahun kemudian kami menikah.

Sebagai keluarga baru istri saya saat itu masih bekerja sebagai pengajar bahasa inggris di sebuah play group di kawasan Bintaro sana, saya tiap sore menjemput dari Sudirman ke Bintaro dengan sepeda motor kemudian pulang ke lenteng. Kehujanan, macet  dan kelelahan sudah menjadi santapan sehari-hari. Sebagai  keluarga baru yang masih pas-pasan, walau Double income tetapi saya  masih ada tanggungan adik kuliah dan cicilan kendaran bermotor yang masih serba prihatin.

cake Buatan istriSaat momen puasa saya dan istri memutuskan bisnis sampingan membuat kue kering lebaran, walau saya juga punya bisnis sampingan kadang–kadang project pengadaan komputer. Karena istri saya suka bikin cake dan kue tentu saya support habis-habisan, dengan keahlian sedikit dibidang Digital marketing saya mulai bergerilya di dunia maya lewat FB saat itu tahun 2008 Alhamdulillah responya luar biasa 156 Toples laku, walau harus berjibaku pulang kantor ke pasar minggu beli bahan kue dan toples untuk kue dan begadang jagain oven sampai jam 01.00 jam 03.00 bangun lagi untuk sahur, dengan modal tabungan jualan kue yang dititipkan ke warung-warung. Terkumpul Dana Cash 1.8 juta hasil dari jualan kue kering. Nah karena saya orang gak bisa diam walau sambil bekerja tapi otak berputar terus kira-kira bisnis apa nih setelah lebaran yang tetap exist. Karena kalau kue kering hanya sesaat lebaran saja.

Akhirnya kesempatan bisnis kedua datang, sepupu saya yang di depok yang sudah bersuami dan ressign dari tempat kerjanya di SANYO Cimanggis memang jagonya bisnis. Mengajak patungan modal ambile keagenan busana muslim saat itu setor modal 500.000 jadi total 1.000.000 dapat 20 potong baju muslim, saya ambil 10 dia ambil 10. Sudah sana kamu pasarin! bingung juga masarinya masak cowok jualan busana muslim cewek. Tetapi sudah terlanjur basah pantang surut setelah layar terkembang, lewat FB dan Blog saya pasarkan busana muslim omzet bulan pertama 950.000 bulan ke dua 1.9 juta dan ternyata tiap bulan naik pemasaran lewat FB dengan page dibantu blog ternyata powerfull, akhirnya saya putuskan desain web sendiri, beli domain dan hosting bulan ke-7 omzet sudah diatas 5 juta.

Ada pengalaman menarik saat saya  mendapat customer dari bank Mandiri Syariah di Gedung Bapindo Sudirman, saat itu customer saya meminta mengantarkan pesanan bajunya ke situ, setelah ketamu eh ternyata ibu-ibu sudah pada nunggu untuk melihat koleksi busana muslim dagangan saya, karena suasana jadi chaos mirip pasar akhirnya saya di usir oleh satpam bank mandiri ha…ha….the good experience.Serasa Dunia runtuh seumur hidup g diusir satpam mak gue dikampung aja gak pernah usirnya anaknya , jadiin pelajaran hidup saja (belum tahu siapa yang dia usir :-)). Tapi gak kapok saya tetap datang jualan baju tetapi ketemunya di cafe belakang atau kantin belakang gedung bapindo.

Saat itu saya katakan ke istri saya untuk berhenti kerja saja urus dagangan sebagai customer service dan saya sebagai team marketing, merangkap kurir.

Saat itu istri saya bilang mana cukup omzet masih 5 juta kedepan apakah omzet akan tetap terus atau turun, kata saya ya udah saya jalanin dulu sembari kerja, merangkap CS, marketing di baju-bajumuslimah.com dibulan ke-10 omzet tembus 15 juta saat itu sekitar pertengahan 2009. Baru saat omzet diatas 15 juta istri saya mau bakar kapal berhenti kerja menjadi customer service dan saat lebaran 2009 omzet kami tembus 70-80 juta dengan makin bertambahnya agen-agen kami diluar daerah bahkan dari luar negeri.Bisnis juga gak selamanya mulus loh pernah kami berbisnis tetapi akhirnya tertipu mendapat tawaran bisnis dari teman dekat istri barang-barang laptop bea cukai harganya miring, karena tergiur saya dan istri merelakan uang tanbungan 25 juta untuk modal. tapi apa yang terjadi saudara-saudara! Demi Tuhan barang tidak pernah ada, uang Hilang. Sedangkan saya sudah dapat PO dari perusahaan seluler pengadaan laptop untuk kantor cabang Makassar dan kena penalty dari perusahaan. walau kesal hilang sudah tabungan yang kami kumpulkan dari usaha, tetapi ada hikmah dibalik semua ini bahwa jangan pernah tergiur keuntungan cepat, walau ada hitam diatas putih kami bisa menuntut ke kepolisian dan pengadilan tapi apa gunanya uang gak akan kembali yang ada akan banyak keluar uang. ada pepatah “hilang kambing lapor ke berwajib bisa hilang mobil”

Peluang UsahaSaat lebaran 2009 juga kami menjalankan penjualan kue kering lebaran namun tidak membuat sendiri, saya dan istri cari supllier kue kering dengan rasa dan mutu excellent. Mencari di iklan media mengenai peluang bisnis, secara tidak sengaja istri saya menemukan iklan distributor kue kering mencari agen di daerah depok. Akhirnya saya sepakat untuk survei bersama istri saat datang disambut Suami distributor kue, setelah ngobrol-ngobrol syaratnya 2,5 juta. Tetapi saya tawar gak bisa sejuta dulu, walau saya ada uang tapi itu uang tabungan jualan baju.Karena saya belum tahu apakah kue ini laku atau tidak dipasaran. Karena tidak ketemu kata sepakat akhirnya saya dan istri pulang….. eh ditengah jalan di telp sama istri distributor untuk kembali dan setelah ngobrol diperbolehkan ambil syarat sejuta dapat 2 lusin kue. Pulang bawa kue langsung tancap gas bikin blog kuekeringinacookies.wordpress.com dan FB page Aneka Kue kering InaCookies dan memanfaatkan agen-agen baju berpromosi kue kering. Lebaran pertama omzet kue 25 juta, kemudian labaran berikutnya bisa tembus 45 juta, terus sampai lebaran ke lima sudah mendekati angka 150 juta lebih omzetnya.

kardus motorDengan menggunakan sepeda motor saya mengambil kue kering di distributor, pengalaman bertahun-tahun bisa menjadi ilmu yang berharga bagaimana membawa kue kering dengan motor tapi tidak hancur apalagi sagu keju yang rentan, rapuh dan mudah hancur ( kurir ekspedisi juga paling belum tentu bisa). Kadang dibantu adik saya yang masih kuliah dengan 2 motor habis pulang kerja atau habis subuh sudah ambil kue agar kue-kue yang coklat tidak meleleh dan tetap aman. Ditahun 2013 ini kami sudah menancapkan bendera target 250 juta untuk omzet kue kering lebaran dan semoga bisa membeli mobil, ya yang second harga 50-60 jutaan untuk kendaraan operasional pengangkutan kue kering,agar tahun depan bisa berlari lebih kencang lagi karena reseller-reseller kami juga sudah banyak dan mengambil kue tidak sedikit.

Ina-Cookies-Bekasi-&-Nunay 2013Kadang saya naik motor bersama istri dan putri saya ambil kue  20 lusin, pulangnya  istri dan putri kecil saya naik taxi, bagasi belakang taxi dan tempat duduk belakang penuh Dus kue. Makanya ke depan kami memang harus beli mobil walau second tetapi masih layak dan bisa menjadi kendaraan operasional, ini Dream saya semoga Allah Tuhan Yang Maha Kuasa mengabulkan doa-doa kami dan memudahkan langkah bisnis kami sekeluarga, dengan lebaran ini omzet usaha kue kering kami dan baju-baju muslimah naik 200 %.Amien

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s