Budaya Kue kering Lebaran

Hari Raya menjadi momen istimewa untuk keluarga, apalagi keluarga besar terutama dalam mempererat kebersamaan. Salah satu momen kebersamaan yang bisa diciptakan keluarga adalah melibatkan seluruh anggota keluarga berkumpul bersama bersilaaturahim sambil menikmati  kue Lebaran, termasuk kue-kue kering yang menjadi pilihan favorit menjelang Hari Raya.

Banyak keluarga yang memilih jalan pintas dengan membeli kue kering dari toko, untuk alasan kepraktisan serta kesibukka. Karena biasanya menjelang lebaran semua omzet pabrik juga meningkat sehingga sebagai masyarakat urban yang bekerja juga tidak sempat dan repot untuk bikin kue lebaran. Kebiasaan membuat kue Lebaran, seperti yang biasa ibu atau nenek lakukan di desa sekarang sudah tidak bisa kita temui lagi, tak terpelihara. Tradisi membuat kue Lebaran bersama keluarga pun terputus. Seingat saya dulu dikampung menjelang 10 hari lebaran seluruh keluarga berkumpul bergotong royong menyiapkan aneka kue kering lebaran. Zaman sudah berubah masyarakat butuh kepraktisan ditengah waktu mereka yang sempit baik dikota maupun di desa.

Padahal, banyak manfaat yang bisa dirasakan keluarga saat bersama-sama menyiapkan kue, termasuk membuat kue kering yang khas menggunakan resep warisan keluarga. Utamanya, menumbuhkan bonding, dan melestarikan resep warisan keluarga kepada generasi berikutnya. Hanya bebera gelintir yang mewarisinya dan menjadikanya sebagai Industri Keluarga seprti Ina Cookies, kue kering lebaran yang lezat dan terkenal seantero Indonesia bahkan negeri jiran karena sering dijadikan oleh-oleh dan berproduksi sepanjang tahun.

“Kue kering seperti nastar, kastengels, dan sagu keju, paling digemari saat Lebaran. Satu keluarga bisa memesan lebih dari empat toples, dan terbagi-bagi, baik untuk kue di meja tamu atau kue untuk anak-anak, atau yang dimakan bersama keluarga,”.

Sesuatu hal yang wajib saat lebaran yaitu sholat, membayar zakat, dan tradisi saling bermaaf-maafan atau silaturahmi. Disertai juga rasa syukur telah suksesnya menjalani sebulan penuh masa berpuasa dibulan Ramadhan.

Kata ”silaturahmi” sendiri berasal dari kata bahasa Arab dari kata silah yang berarti perhubungan, jika dirangkai dengan rahim menjadi silaturahim yang dibakukan dalam bahasa Indonesia menjadi silaturahmi. Merupakan kata majemuk yang melambangkan suatu tujuan memberikan kebajikan, memberikan pertolongan dan pemeliharaan terhadap keluarga. Tradisi silaturahmi dan saling bermaaf-maafan merupakan perihal yang sejalan dengan pesan Alquran, sesuai yang disampaikan oleh pesan Nabi bahwa setiap manusia pada dasarnya adalah pembuat kesalahan. Meminta maaf merupakan perbuatan yang mulia sebagai bentuk kesadaran akan kehidupan kita yang tidak sempurna dan sering berbuat kesalahan terhadap manusia yang lain maupun kepada Allah. Dengan meminta maaf juga merupakan ketulusan seseorang yang menunjukkan kerendahan hatinya.

Lain daerah lain kegiatan dalam menjalankan tradisi silaturahmi. Mungkin di daerah pulau Jawa kebanyakan orang hanya bersalam-salaman sambil meminta maaf. Namun, lain halnya dengan di daerah timur Indonesia atau daerah papua. Untuk urusan bermaaf-maafan harus dengan datang ke rumah yang bersangkutan, tidak hanya sekedar berkunjung tapi harus mau menyantap hidangan khas lebaran yang telah disediakan. Suatu hal yang tidak sopan jika menolak hidangan dari tuan rumah.Dan Kue kering adalah menu wajib bagi sebagain besar wilayah Indonesia. Gak takut penyakit tuh ? kue kering kan identik dengan manis Eits jangan salah dulu kue kering yang dibuat dari bahan-bahan natural dan tidak menggunakan pengawet atau pemanis buatan aman loh buat kita asal tidak berlebihan. Jadi, bayangkan saja jika Mommy mengunjungi sepuluh rumah, siap-siap untuk berangkat dengan perut kosong daripada menolak pemberian tuan rumah.

Selain hal tersebut tentunya masih banyak tradisi unik di negara kita ini. Mulai dari tradisi mudik lebaran, makanan khas lebaran, tradisi baju baru saat lebaran sampai tradisi kue-kue kering khas lebaran. Semuanya asyik dan unik untuk dinikmati bersama keluarga.

Tengok sebentar sekilas Idul Fitri di negara lain. Di mesir keluarga-keluarga dan anak-anak turun ke jalan atau ke daerah pinggiran sungai nil dengan memakai baju baru mereka dan melihat pawai kapal-kapal yang dihiasi dengan unik. Di Arab Saudi rumah didekorasi apik dan sejumlah makanan mahal disiapkan untuk menyambut para kerabat yang datang. Terdapat juga pagelaran teater, parade, pertunjukan tradisional lainnya. Di negara Sudan hampir sama dengan negara kita, setelah sholat Idul Fitri beramai-ramai mengunjungi kerabat dan tetangga sekitar.

 Anda mencari bingkisan lebaran untuk mertua? Tetangga? Atau Relasi bisnis?
Gak perlu bingung. Pilih saja sajian kue-kue lebaran Ina Cookies atau Cantique Cookies dari Ina Cookies Bekasi.
Kue-kue dengan citarasa premium kami yang sudah terkenal enak dan istimewa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s