Almond untuk Awet Muda

Dalam mitologi Yunani, pohon Almond melambangkan kemudaan, kepolosan dan berkat kesucian. Sampai permulaan abad, pohon Almond merupakan lambang dari daerah Alpes de Haute Provence, seperti halnya lavender dan pohon olive. Saat awal musim semi, pohon Almond dipenuhi dengan bunga putih yang lembut, namun kita mesti menunggu sampai Oktober pada saat kembangnya berubah menjadi buah dan siap dipanen.

Terdapat dua jenis Almond, yang manis dan yang pahit. Yang biasa dikonsumsi orang adalah yang manis. Sementara Almond pahit digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak Almond dan aroma Almond.

Kacang keras berwarna gading, yang tumbuh dengan terlindungi cangkang hijau lembut yang berbeludru, sangat dihargai untuk khasiatnya sebagai bahan kecantikan. Diekstrak dari kacangnya terdapat minyak almond, susu dan protein mewah dan kaya yang melembabkan, memberi nutrisi, melembutkan dan mengencangkan kulit.

Terkenal karena manfaatnya yang melembabkan dan melembutkan, protein dari cangkang almond juga menjadikan epidermis lebih kencang dan elastis. Dikombinasikan dengan bahan-bahan lainnya, protein ini dapat melawan tanda-tanda tampaknya selulit dan membentuk kembali tampak asli-nya. Karena mengandung komponen alami anti peradangan, Almond bisa mengobati jerawat, eksim, dan penyakit kulit kronis. Selain itu, mengonsumsi segenggam Almond setiap hari dapat meredam proses penuaan, karena Almond merupakan anti-aging alami, yang mengandung sekitar 35% kebutuhan vitamin E tubuh.

Dalam Almond, terkandung banyak nutrisi, antara lain Karbohidrat, Gula, Fiber/ Serat, Lemak, Protein, Vitamin B1, B2, B5, B6, Vitamin E, Kalsium, Zat Besi, Magnesium, Fosfor, Zinc, dan Potasium.

Banyak orang yang menghindari konsumsi kacang-kacangan karena mengandung lemak. Padahal, lemak adalah zat yang diperlukan tubuh karena berfungsi sebagai sumber energi dan pelarut vitamin A, D, E, dan K. Lemak yang terkandung dalam Almond adalah lemak nabati yang tergolong lemak tak jenuh. Kandungan lemak tak jenuh yang tinggi inilah yang baik bagi kesehatan.

Meskipun mengandung Karbohidrat, namun Almond tidak membuat berat badan naik. Karena itu, Almond sangat baik dikonsumsi semua orang, termasuk yang overweight, obesitas, atau yang sedang diet.

Selain uraian diatas, Almond juga berkhasiat untuk:

– Menurunkan kolesterol

– Mengurangi resiko hipertensi dan serangan jantung,
– Meringankan stres dan kelelahan,
– Mencegah osteoporosis dan arteriosklerosis,
– Meningkatkan produksi ASI,
– Menurunkan resiko kanker, dan lain sebagainya.

Dengan berbagai manfaat yang dimiliki Almond, sepertinya jenis kacang ini sangat cocok untuk dijadikan camilan sehat. Anda bisa menemukan Almond dalam cokelat batangan, taburan di atas es krim, hiasan kue kering (cookies), bahkan di atas frozen yoghurt. Selain itu, bisa juga ditambahkan pada hot and cold cereal, aneka snack, muffins, salad, pancake, roti, dan berbagai minuman.

Tentunya, tetap jangan dimakan berlebihan ya.. ;P

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s